At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah <p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14px;"><span style="font-family: Georgia,serif;"><strong><span style="color: #27ae60;">At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam</span></strong> published by Department of Sharia Economic at Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Al-ULUM. Published twice a year, in January and July. </span></span></p> <p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14px;"><span style="font-family: Georgia,serif;">The journal focus on providing qualified researches in the area of Islamic economics, banking, and finance. The journal aims to cover topics that are paramount in modern Islamic economics and finance. The languages used are Bahasa. Editors invite researchers, lecturers, reviewers, industry practitioners, and observers to contribut.</span></span></p> <p style="text-align: justify;"> </p> en-US dannyabrianto@gmail.com (Danny Abrianto) hamdani@gmail.com (Hamdani) Thu, 28 Dec 2023 04:06:00 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 WAJAH KAPITALISME DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/4 <p>Ekonomi Indonesia dibangun di atas pengaruh kapitalisme, mulai dari era jajahan Belanda, masa Orde Lama, rezim Orde Baru,n hingga era Reformasi. Di tengah-tengah pembangunan ekonomi itu gelora nasionalisme dikumandangkan, melalui pasal 33 UUD 1945. Panduan normatif –legal itu dihadapkan pada wajah kapitalisme sehingga yang terjadi adalah nasionalisme semu dalam perekonomian Indonesia. Wajah perekonomian seperti itu ditandai oleh dominasi etnik China yang hanya 20 persen tetapi menguasai sumber-sumber daya ekonomi hingga 80 persen, sementara rakyat <em>boemi poetera</em> yang demikian mayoritas, 80 pesen, justru berebut sumber-sumber ekonomi yang tersisa 20 persen itu. Akibatnya terjadilah ketimpangan pendapatan yang sangat dalam dan memunculkan konflik sosial antara kaum <em>boemi poetera</em> berhadapan dengan etnik China. Sementara dominasi perusahaan asing semakin tidak bisa dibendung. Dengan model kebijakan pembangunan ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan, aspek pemerataan relatif tertinggal, sehingga angka kemiskinan di Indonesia, di penghujung 2019 bertengger di atas 28 juta orang. kini diperkirakan malah sudah mencapai 100 juta, karena perekonomian Indonesia tumbuh minus 5,32 persen.</p> M Zahrin Copyright (c) 2022 At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/4 Sat, 22 Jan 2022 00:00:00 +0000 SYIRKAH BAGIAN EKONOMI ISLAM MAMPU MENGATASI RIBA https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/5 <p>Syirkah adalah transaksi antara dua orang atau lebih, yang dua-duanya sepakat untuk melakukan kerja yang bersifat finansial dengan tujuan mencari keuntungan. Dalam kegiatan ekonomi, kita biasa menemukan beberapa pihak yang bekerja sama membentuk satu kelompok yang bertujuan untuk menghasilkan untung. Dalam Islam kerjasama ini berbentuk&nbsp; syirkah. Syirkah mampu mengentaskan riba. Riba termasuk dosa besar&nbsp; yang dapat menjerumuskan pelakunya ke neraka sedangkan syirkah termasuk kegiatan ekonomi yang diberkahi Allah SWT. Akad&nbsp;syirkah&nbsp;oleh banyak kalangan dianggap sebagai bentuk yang paling ideal dalam implementasi ekonomi Isla. Imam Ad Daruquthni meriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi SAW yang bersabda: "Yang maksudnya, Allah SWT berfirman: 'Aku adalah pihak ketiga (Yang Maha Melindungi) bagi dua orang yang melakukan syirkah, selama salah seorang di antara mereka tidak berkhianat kepada orang yang bersyirkahnya. Apabila di antara mereka ada yang berkhianat, maka aku akan keluar dari mereka (tidak melindungi)”. Syirkah &nbsp;bisa diklasifikasikan menjadi lima macam: yaitu syirkah Inan, Abdan, Mudlarabah, Wujuh dan syirkah Mufawadlah</p> Sri Maharani Copyright (c) 2022 At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/5 Sat, 22 Jan 2022 00:00:00 +0000 WAKAF TUNAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/3 <p>Wakaf merupakan&nbsp; sedekah harta secara permanen dengan membekukan atau membatasi pemanfaatannya (tasaruf) untuk hal-hal yang diperbolehkan dalam syariat Islam. zat harta-benda yang diwakafkan tidak boleh di<em>tasharruf</em>kan. Sebab yang&nbsp;<em>ditasharrufkan</em>&nbsp;adalah manfaatnya. Dalil wakaf&nbsp; tercantum dalam&nbsp; Al- Quraan surah Ali Imran ayat 92&nbsp;dan As- Sunnah (HR. Muslim), sehingga mampu mendorong Kaum Muslimin menyedekahkan hartanya untuk menggapai ridho Allah SWT.&nbsp; Menurut Imam Nawawi&nbsp; salah satu bentuk dari sedekah jariyah adalah wakaf. Wakaf adalah memindahkan hak milik pribadi menjadi milik suatu badan yang memberi manfaat bagi masyarakat. Ada lima syarat dan rukun wakaf yang harus dipenuhi: <em>Wakif</em>&nbsp;atau orang yang mewakafkan harta, <em>Mauquf bih</em>&nbsp;atau tersedia barang atau harta yang akan diwakafkan, <em>Mauquf ‘Alaih</em>&nbsp;atau pihak yang diberi wakaf dan peruntukan wakaf atas harta yang tersedia, <em>Shighat</em>&nbsp;atau pernyataan sebagai ikrar wakif untuk kehendak mewakafkan sebagian harta bendanya demi kepentingan orang banyak, <em>Nazhir</em>&nbsp;atau orang yang akan bertanggung jawab mengelola harta wakaf tersebut. Wakaf tunai (waqf al nuqud, cash waqf) adalah wakaf dalam bentuk uang. Caranya dengan menjadikan uang wakaf sebagai modal dalam akad mudharabah yang keuntungannya disalurkan sebagai wakaf, atau dengan meminjamkan uang dalam akad pinjaman (qardh). Sebenarnya ada khilafiyah di kalangan fuqaha mengenai hukum wakaf tunai. Pertama, tak membolehkan wakaf tunai. Ini pendapat mayoritas fuqaha Hanafiyah, pendapat mazhab Syafi’i, dan pendapat yang sahih di kalangan fuqaha Hanabilah dan Zaidiyyah. Kedua, membolehkan wakaf tunai. Ini pendapat ulama Malikiyyah, juga satu riwayat Imam Ahmad yang dipilih Ibnu Taimiyyah (Majmu’ul Fatawa) dan juga satu pendapat (qaul) di kalangan fuqaha Hanafiyah dan Hanabilah. (Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah). Yang lebih kuat (rajih) pendapat yang tak membolehkan wakaf tunai, dengan 3 (tiga) alasan: Pertama, pendapat yang tak membolehkan lebih sesuai dan lebih dekat kepada definisi syar’i (ta’rif syar’i) bagi wakaf, yang mensyaratkan tetapnya zat harta wakaf (ma’a baqaa`i ‘ainihi). Kedua, pendapat yang tak membolehkan wakaf tunai berarti berpegang dengan hukum asal (al ashl), yaitu benda wakaf harus dipertahankan zatnya</p> Sri Maharani Copyright (c) 2022 At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/3 Sat, 22 Jan 2022 00:00:00 +0000 MEKANISME PENETAPAN HARGA (PRICE) DAN KEBIJAKAN PENENTUAN KEUNTUNGAN (PROFIT) DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/1 <p>Price and Profit are two things that become an important focus in economic activity. There are mechanisms and policies in determining prices that can be viewed from conventional and Islamic perspectives. Companies in maintaining a going concern or survival must pay attention to pricing and profit because the purpose of the determination is for the blessing and satisfaction of the customer or customer. This paper discusses the problem of concepts, types, determination mechanisms, determination strategies, determination objectives, influencing factors, as well as Islamic views on prices and profits. The type of research in this paper is to use comparative descriptive analysis with a comparative causal approach, which is a study that focuses on causal comparisons of actual problems by compiling, analyzing and interpreting. The method used in writing this thesis is library research, namely the writing taken by the researcher as a theoretical basis in collecting data from the library.</p> Anggi Pratiwi Sitorus Copyright (c) 2022 At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/1 Sat, 22 Jan 2022 00:00:00 +0000 PENGARUH PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MEMILIH TABUNGAN EMAS PADA PT. PEGADAIAN CABANG SYARIAH SETIA BUDI MEDAN https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/2 <p>Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen kepasar untuk dibeli untuk memenuhi kebutuhan mereka. Jumlah yang dibayar pelanggan untuk suatu produk atau layanan dikenal sebagai harga. Upaya untuk menginformasikan atau menawarkan produk untuk mendorong pelanggan untuk membeli dan menggunakannya dikenal sebagai promosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh produk, harga dan promosi terhadap keputusan nasabah memilih tabungan emas pada PT. Pegadaian Cabang Syariah Setia Budi Medan. Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif berupa <em>accidental sampling</em>. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 responden yaitu Nasabah tabungan emas dengan menggunakan kuesioner sebagai data primer. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan melakukan pengujian hipotesis dengan uji t, uji F, uji determinasi (R<sup>2</sup>) yang diolah menggunakan bantuan program SPSS 28. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara variabel secara simultan dengan nilai signifikansi uji f 0,001 dan nilai fhitung (9,449 &gt; 2,63). Hasil uji statistik t menujukkan bahwa variabel produk berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai sig sebesar 0,006 nilai thitung (2,918 &gt; 2,028). Variabel harga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai sig sebesar 0,008 dan nilai thitung (2,807 &gt; 2,028). Dan variabel promosi berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai sig sebesar 0,004 dan nilai thitung (-3,099 &lt; 2,028).</p> Arsad Halomoan Sipahutar, Rahma Rezeki Lubis, Yusnita Copyright (c) 2023 At-Tanmiyah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam https://ejurnalstebis.ac.id/index.php/At-Tanmiyah/article/view/2 Sat, 22 Jan 2022 00:00:00 +0000