Pendapatan Nasional dalam Sistem Ekonomi Islam Antara Keadilan dan Kesejahteraan

Pendapatan Nasional

Penulis

  • Nur Aini IAIN Parepare
  • Syahriah Semaun Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Abstrak

Pendapatan nasional merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kondisi ekonomi suatu negara. Namun, dalam perspektif ekonomi Islam, pendapatan nasional tidak hanya diukur dari sisi pertumbuhan kuantitatif, tetapi juga dari aspek keadilan dan kesejahteraan (falah) masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendapatan nasional dalam sistem ekonomi Islam, menekankan integrasi antara pertumbuhan ekonomi, distribusi yang adil, dan pencapaian kesejahteraan material maupun spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptifmelalui studi literatur, analisis dokumen, serta kajian pemikiran para ahli ekonomi Islam seperti Chapra, Mannan, dan Antonio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nasional dalam ekonomi Islam harus berasal dari aktivitas yang halal dan produktif, didistribusikan secara adil melalui instrumen seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Kesimpulannya, pendapatan nasional dalam perspektif ekonomi Islam bukan hanya indikator pertumbuhan ekonomi, tetapi juga alat untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Kata kunci: pendapatan nasional, ekonomi Islam, keadilan, kesejahteraan, distribusi pendapatan.

Referensi

Antonio, M. Syafi’i. 2001. Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.

Ascarya. 2013. Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Ika Suhartanti Darmo Vitayanti Fattah, et al. 2025. Business Management. Publisher: Mawadra Lestari Enterprise. Kuala lumpur

Chapra, M. Umer. Islamic Economics: What It Is and How It Developed. Leicester: The Islamic Foundation, 2000.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Hassan, M. K., & Lewis, M. K. (2007). Handbook of Islamic banking. Cheltenham, UK: Edward Elgar Publishing.

Hendra, A Soemitra, ZM Nawawi, M Rizal, MF Rahmadana. (2025) Redefining Network Marketing: A Maqashid Shariah-Based Business Model For Community Prosperity. International Journal of Environmental Sciences 11 (6), 2025.

Mannan, M. A. (1986). Islamic economics: Theory and practice. Cambridge: Hodder & Stoughton.

Mannan, M. A. (1992). Teori dan praktek ekonomi Islam. Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf.

Mankiw, N. G. (2016). Principles of economics (8th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Muhammad Rizal et al, 2025 “ Buku Ajar Akuntansi Syariah” Penerbit CV.LARISPA. https://www.larispa.co.id/segera-terbit-buku-akuntansi-syariah/

Muhammad Rizal, Muhammad Ramadhan, Nurlaila , Kamila, Saparuddin Siregar, 2024 Social Responsibility Orientation of Banking in Indonesia (Case Study on Islamic Banking in North Sumatra).Journal Of Ecohumanism 3 (03), 22-47, 2024.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirno, S. (2013). Makroekonomi teori pengantar (Edisi ketiga). Jakarta: Rajawali Pers.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston, MA: Pearson Education Limited

Unduhan

Diterbitkan

05-12-2025